KONSEPSI ILMU
BUDAYA DASAR
Ilmu Budaya Dasar semula dinamakan Basic Humanities, berasal
dari bahasa inggris the humanities.Istilah ini berhasal dari bahasa latin
humanus,yang berati manusiawi, berbudaya, dan halus. Hampir disetiap
jaman, seni termasuk sastra memegang peranan yang penting dalam the humanities.
Ini terjadi karena seni merupakan
ekspresi nilai-nilai kemanusiaan, dan bukannya formulasi nilai-nilai kemanusian
seperti seperti yang terdapat dalam filsafat atau agama. Dibanding dengan
cabang the humanities yang lain, seperti hal nya ilmu bahasa.
Seni memegang peranan yang penting, karena nilai-nilai kemanusiaan
yang disampaikannya normatif. Karena seni adalah ekspresi yang sifatnya tidak
normatif, seni lebih mudah berkomunikasi. Karena tidak normatif, nilai-nilai
yang disampaikan lebih fleksibel, baik isinya maupun cara penyampaiannya.Hampir
disetiap jaman, sastra mempunyai peranan yang lebih penting. Alasan pertama
adalah karena sastra menggunakan bahasa. Sementara itu, bahasa mempunyai untuk
menampung hampir semua pernyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya memahami
dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan
bahasa.
Manusia dan bahasa pada hakekatnya adalah satu. Kenyataan
inilah yang mempermudahkan sastra untuk berkomunikasi. Sastra juga lebih mudah
berkomunikasi, karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi.
Sastra juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang lebih mudah tertarik, dan
degan cerita orang lebih mudah mengungkapkan gagasannya dalam bentuk yang tidak
normatif.
Sastra (Sansekerta, shastra) merupakan
kata serapan dari bahasa Sansekerta śāstra, yang berarti “teks yang mengandung
instruksi” atau “pedoman”, dari kata dasar śās- yang berarti “instruksi”
atau “ajaran”. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk
kepada “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau
keindahan tertentu. Tetapi kata “sastra” bisa pula merujuk kepada semua jenis
tulisan, apakah ini indah atau tidak.
Ilmu Budaya Dasar secara sederhana adalah pengetahuan yang
diharapkan mampu memberikan pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep
yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan . Suatu karya
dapat saja mengungkapkan lebih dari satu masalah, sehingga ilmu budaya dasar
bukan ilmu sastra, ilmu filsafat ataupun ilmu tari yang terdapat dalam
pengetahuan budaya, tetapi ilmu budaya dasar menggunakan karya yang terdapat
dalam pengetahuan budaya. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai
manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar
bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian
umum tentang konsep-konsep.
Pokok-pokok
yang terkandung dari beberapa devinisi kebudayaan
1. Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia sangat beragam
2. Kebudayaan didapat dan diteruskan melalui pelajaran
3. Kebudayaan terjabarkan dari komponen-komponen biologi, psikologi dan sosiologi
4. Kebudayaan berstruktur dan terbagi dalam aspek-aspek kesenian, bahasa, adat istiadat,
budaya daerah dan budaya nasional
1. Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia sangat beragam
2. Kebudayaan didapat dan diteruskan melalui pelajaran
3. Kebudayaan terjabarkan dari komponen-komponen biologi, psikologi dan sosiologi
4. Kebudayaan berstruktur dan terbagi dalam aspek-aspek kesenian, bahasa, adat istiadat,
budaya daerah dan budaya nasional
Ilmu
Budaya Dasar Merupakan Pengetahuan Tentang Perilaku Dasar-Dasar Dari Manusia.
Unsur-unsur kebudayaan
1. Sistem Religi/ Kepercayaan
2. Sistem organisasi kemasyarakatan
3. Ilmu Pengetahuan
4. Bahasa dan kesenian
5. Mata pencaharian hidup
6. Peralatan dan teknologi
1. Sistem Religi/ Kepercayaan
2. Sistem organisasi kemasyarakatan
3. Ilmu Pengetahuan
4. Bahasa dan kesenian
5. Mata pencaharian hidup
6. Peralatan dan teknologi
Karya sastra adalah penjabaran abstraksi,namun filsafat yang
menggunakan bahasa juga disebut abstrasi. Maka abstrak adalah cinta kasih,
kebahagian, kebebasan dan lainnya yang digarap oleh filsafat. Dalam
kesusastraan IBD dapat dihubungkan meliputi: Bahasa, Agama, Kesusastraan,
Kesenian dll.
Mengikuti pembagian ilmu pengetahuan seperti tersebut diatas
maka Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Budaya Dasar adalah satuan pengetahuan yang
dikembangkan sebagai usaha pendidikan. Konsep-konsep social dibatasi pada
konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan utntuk mempelajari
masala-masalah social yang dibahas dalam ilmu pengetahuan sosial, contohnya:
Keanekaragaman dan konsep kesatuan sosial bertolak .
Tanpa ada maksud menciptakan dikotomi dalam kesusastraan,
ada perbedaan antara literatur biasa dengan sastra. Sastra memiliki sense of
love yang lebih representatif. Sebagai contoh, literatur ekonomi dapat saja
mencatat angka-angka. Ada benang merah yang menyatukan konsep kebudayaan kita.
Tidak heran apabila para pendiri bangsa mampu melebur diri dalam Bhineka
Tunggal Ika. Kearifan budaya lokal masih kuat. Elemen-elemen kearifan budaya
lokal kita didominasi oleh ajaran.
Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan Dengan Puisi
Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I
create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya
untuk tambahan, atau selain arti semantiknya. Puisi adalah bentuk karangan yang
tidak terikat oleh rima, ritme ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa
yang padat.
Kreativitas Penyair Dalam Membangun Puisinya, yaitu ;
• Figura bahasa
• Kata-kata yang ambiquitas
• Kata-kata berjiwa
• Kata-kata yang konotatif
• Pengulangan
Adapun
alasan-alasan yang Mendasari Penyajian Puisi Dalam IBD, yaitu salah satunya
adalah hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia. Perekaman dan
penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan”. Ini
berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan dasamya
untuk lebih menghidupkan kembali pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan
pengalaman langsung yang tethatas.
Dengan
pengalaman perwakilan itulah sastra/puisi dapat memberikan kepada para
mahasiswa untuk memiliki kesadaran (insight-wawasan) yang penting untuk dapat
melihat dan mengerti banyak tentang dirinya sendiri serta tentang masyarakat.
Sumber :
- http://arisudaryatno.blogspot.com/2010/03/konsep-ilmu-budaya-dasar-dalam.html
- http://putriannisa.ngeblogs.com/2011/10/09/konseps-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesustraan/
- http://aromblog.blogspot.com/2010/04/nilai-nilai-dalam-prosa-fiksi.html
- april-akky.deviantart.com
- http://arisudaryatno.blogspot.com/2010/03/konsep-ilmu-budaya-dasar-dalam.html
- http://putriannisa.ngeblogs.com/2011/10/09/konseps-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesustraan/
- http://aromblog.blogspot.com/2010/04/nilai-nilai-dalam-prosa-fiksi.html
- april-akky.deviantart.com
HUBUNGAN MANUSIA DENGAN CINTA KASIH
Manusia adalah makhluk sosial, dan tidak dapat hidup sendiri. Artinya manusia tidak bisa hidup tanpa adanya bantuan dari orang lain. Coba bayangkan jika anda sebagai manusia hidup individualisme atau penyendiri.
Mungkin dunia ini akan terasa membosankan dan memuakkan,
terjadi banyak kericuhan akibat dari individualisme karena mereka menganggap
ini hidupnya sendiri dan tidak mau mengalah satu sama lain karena menyangkut
individu. Dengan adanya individualisme bisa di bayangkan oleh para pemuda semua
akan terasa sepi, tidak ada yang menggajak bermain , nongkrong , atau sekedar
jalan jalan bersama kawan.
Cinta dan Kasih adalah sesuatu yang sangat berkesan bagi
semua manusia Makna cinta dan kasih yaitu sama semua menghasilkan makna yang
tiada batas. Cinta adalah kekuatan manusia yang paling tinggi oleh karena itu
semua orang memiliki cinta. Selain itu Cinta juga sumber kekuatan dari
segalanya, kita tidak akan dapat mewujudkan setiap impian kita tanpa cinta
karena cinta dapat memberikan dorongan dan motivasi terhadap diri
seseorang.untuk menghasilkan sesuatu yang dinginnkan dapat tercapai dengan
indah. Sedangkan kasih adalah perasaan sayang atau cinta kepada atau sangat
menaruh belas kasihan. sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta, Karena itu
cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang
yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Banyak orang memaknakan arti cinta
itu kepada pasangannya dan sedangkan kasih itu diberikan kepada ibu,ayah,
adik,kakak, nenek,kakek,teman,sahabat,saudara lainya bahkan kita bisa
memberikan kasih kepada orang lain yang belum kita kenal sebelumnya. Walau sejauh ini terlihat berbeda antara cinta dan
kasih, tetapi makna yang sesungguhnya adalah sama-sama memiliki rasa sayang
terhadap seseorang.
Hubungan Cinta Kasih dengan Ilmu Budaya Dasar ada,hubungannya berupa pendidikan sikap yang diajarkan dengan Ilmu Budaya Dasar untuk menghadapi permasalahan-permasalahan dengan penuh cinta dan kasih sayang seperti penjelasan mengenai cinta kasih.Bentuk wujud cinta kasih manusia kepada penciptanya adalah pengabdian, kesetiaan, ketaatan dan sebagaimana. Sebagaimana keterikatan manusia kepada tuhannya.
Hubungan Cinta Kasih dengan Ilmu Budaya Dasar ada,hubungannya berupa pendidikan sikap yang diajarkan dengan Ilmu Budaya Dasar untuk menghadapi permasalahan-permasalahan dengan penuh cinta dan kasih sayang seperti penjelasan mengenai cinta kasih.Bentuk wujud cinta kasih manusia kepada penciptanya adalah pengabdian, kesetiaan, ketaatan dan sebagaimana. Sebagaimana keterikatan manusia kepada tuhannya.
Sedangkan wujud cinta kasih makhluk hidup kepada sesamanya
terbagi atas tiga.Pertama cinta philiayakni seperti cinta kepada saudara, cinta
kepada orang tua, cinta kepada teman, cinta kepada sesama. Yang kedua cinta
eros yakni cinta yang menegakkan aspek ragawi (erotis).Yang ketiga cinta amor
yakni cinta yang menekankan aspek psikologis dan emosi.Unsur cinta adalah
keterikatan, keintiman dan kemesraan. Ketiganya menyatu dalam segitiga. Dan
menjadi ketergantungan. Ketiga unsur cinta ini sama kuat. Namun jika ketiganya
tidak sama-sama kuat akan mengakibatkan cinta yang hambar. Dan ada ketidak
seimbangan antara yang satu dengan yang lainnya.Sedangkan cinta kasih manusia
kepada alam atau lingkungannya terwujud dalam bentuk menjaga lingkungan,
menciptakan keserasian, keselarasan, keseimbangan dengan alam lingkungan
sehingga dapat tercapai kehidupan yang aman dan tentram. Cinta kasih manusia
kepada dirinya sendiri terwujud dalam bentuk menjaga dirinya sendiri
unsur-unsur yang terdapat dalam cinta adalah simpati seperti kenal, tahu, pengertian,
dan perhatian. dan emosi seperti pengorbanan, tanggung jawab, saling
menghormati dan kasih sayang. Cinta kasih terjadi apabila perasaan simpati
antara dua subjek saling mengisi dan melengkapi sehingga terjadilah dinamika
cinta. Setiap makhluk hidup memerlukan cinta dan kasih. Karena cinta dan kasih
merupakan keperluan fundamental setiap makhluk hidup. Tanpa kita sadari dalam
diri manusia terdapat cinta kasih. Emosi ini terjadi antara kita dan orang lain
bahkan dengan ketidak sengajaan. Bahkan emosi ini juga terjadi antara manusia
satu kepada manusia lainnya yang belum kenal.
Oleh karena itulah manusia dan cinta kasih kepada kehidupan
manusia sangat di perlukan. Agar suasana lingkungan sekitar kita tinggal terasa
nyaman dan menimbulkan kehidupan rukun dan damai tanpa adanya perseteruan
antara dua orang atau pun diantara ras. Cinta kasih kepada manusia dapat
diartikan banyak hal seperti contohnya seorang anak yang mencintai ibu dan
bapaknya, seorang suami yang mencintai istrinya. Dalam kehidupan manusia tidak
lepas dari cintah kasih antara sesama manusia. seperti contohnya seorang
sahabat yang selalu menemani disetiap saat dan rasa simpati dan empati muncul
karena adanya cinta kasuh antara sesama manusia.
Manusia tanpa cinta kasih bagaikan manusia tanpa perasaan
dan akan membua manusia itu berdarah dingin dan tidak perduli dengan lingkungan
yang ada di sekitarnya. Manusia dan cinta kasih tidak dapat di pisahkan karena
sesuatu hal yang penting dan misalnya terpisahkan maka dunia ini tidak seindah
hari ini.
Contoh Cinta Kasih Manusia Terhadap
Lingkungan
Cinta kasih
manusia terhadap lingkungannya. Misalnya, apabila seseorang menciptakan taman
yang indah, memelihara tanaman pekarangan, tidak menebang kayu di hutan
seenaknya, menanam tanah gundul dengan teratur, tidak berburu hewan secara
semena-mena bisa dikatakan orang tersebut menaruh cinta kasih atau menyayangi
lingkungan hidupnya. Dan ia tidak akan bisa merasa nyaman dengan lingkungan
sekitarnya yang kotor. Karena kebersihan sebagian dari imannya. Selain itu ia
juga tidak mudah akan terkena penyakit.
PENDERITAAN YANG DIALAMI SEBAGIAN MANUSIA MENGHADAPI ERA TEKNOLOGI DAN
DAMPAKNYA TERHADAP REMAJA/ANAK-ANAK.
Saat ini dapat
kita lihat betapa kemajuan teknologi telah mempengaruhi gaya hidup dan pola
pikir masyarakat, terutama di kalangan remaja. Saya lebih menekankan dampak
teknologi pada kehidupan remaja dengan alasan merekalah yang lebih dekat dan
lebih banyak berinteraksi dengan teknologi seperti televisi, HP, ataupun
internet. Dan juga secara pengaruh, merekalah yang paling rentan terkena
pengaruh/dampak negatif dari teknologi tersebut. Kalo dulu kita lihat para
siswa bersekolah dengan hanya membawa buku-buku pelajaran ataupun alat tulis,
kini dapat kita saksikan para siswa berangkat sekolah dengan HP sebagai bawaan
wajib mereka. Entah sebetulnya mereka benar-benar membutuhkan HP tersebut
sebagai alat komunikasi atau tidak, yang jelas bagi remaja sekarang, HP
merupakan sarana gaul yang mutlak mereka miliki. Semakin bagus HP yang mereka
punya, semakin merasa gaul dan percaya dirilah mereka (walaupun mungkin mereka
tidak tahu bagaimana cara menggunakan fitur-fitur canggih yang mereka punya di
HP mereka).
Dari mana para
remaja itu memperoleh HP tersebut? Dapat di pastikan, mereka memperolehnya dari
orang tua mereka masing-masing. Mayoritas para remaja, orang tuanya bekerja di
luar negeri seperti Malaysia atau Singapura. Dan umumnya, para orang tua itu
merasa bangga bisa memenuhi segala kebutuhan dan permintaan anaknya tanpa
mereka memperhatikan dampak yang akan timbul dari apa yang mereka para orang
tua berikan pada anak. Itulah ungkapan kasih sayang orang tua yang mungkin cara
penyampaiannya kurang tepat. Dengan memberi anak mereka HP keluaran terbaru,
misalnya, mereka merasa telah berhasil sebagai orang tua, tanpa mereka
pertimbangkan, akan di gunakan untuk apa HP tersebut oleh anak-anak mereka?
Memberikan alat
komunikasi seperti HP kepada anak, sesungguhnya bukan hal yang salah, karena
dengan HP tersebut, mungkin orang tua berharap komunikasi dengan sang anak
lebih mudah dan lancar, akan tetapi, hal tersebut menjadi boomerang ketika
ternyata HP tersebut disalah gunakan oleh anak untuk hal-hal yang negatif
seperti menyimpan foto-foto ataupun video porno dan juga di gunakan sebagai
alat yang memperlancar komunikasi dengan lawan jenis untuk hal-hal yang kurang
bermanfaat seperti pacaran, sehingga dengan HP tersebut berdampak negatif pada
anak seperti terjadinya pergaulan bebas, seks di luar nikah dan menurunnya
prestasi belajar bahkan juga bisa terjadi anak mengambil uang ataupun barang
berharga milik orang tuanya tanpa izin hanya untuk membeli pulsa. Karena itu,
orang tua hendaknya benar-benar mempertimbangkan matangmatang segala dampak
yang akan timbul sebelum memutuskan untuk memberikan HP ataupun benda-benda
lain yang sekiranya berdampak negatif terhadap perkembangan anaknya.
Ketika
memutuskan untuk memberikan HP kepada anak, alangkah baiknya orang tua juga
mengawasi dan mengarahkan anak agar anak tidak lepas kontrol dalam menggunakan
HP. Tidak ada salahnya sewaktu-waktu kita memeriksa HP anak untuk mengetahui
isi yang ada di dalamnya dengan meminta ijin anak terlebih dahulu. Karena
dengan meminta ijin, anak akan merasa dihargai dan itu memberikan pengaruh yang
besar terhadap pribadinya dan juga membentuk kesan positif dalam diri mereka
tentang pribadi kita sebagai orang tua. Ketika kita dapati mungkin ada video
porno di HP anak, jangan langsung bersikap menghakimi dan menghukum layaknya
seorang polisi, akan tetapi alangkah baiknya kita tanyakan kepada anak darimana
dia mendapat video itu dan untuk apa dia menyimpannya. Apapun jawaban anak,
orang tua tidak boleh bersikap menghakimi dan menyalahkan anak, apalagi
memarahi anak dan berlaku ringan tangan. Akan tetapi kita ajak anak
berdiskusi/sharing mengenai hal tersebut, apa hal itu bermanfaat dan apa
dampaknya bagi anak, dan jangan lupa, ketika berdiskusi, kita juga harus
mendengarkan pendapat anak dan memberikan pengarahan yang tepat. Karena apapun
alasannya, kekerasan tidak menyelesaikan masalah, sekali kita berlaku kasar
apalagi main tangan terhadap anak kita, sesungguhnya kita telah menorehkan luka
dihatinya, yang sampai kapanpun luka itu tidak akan pernah sembuh dan akan
terus membekas di sanubarinya.
Selain HP,
kemajuan teknologi juga di tandai dengan masuknya akses internet, internet saat
ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Lewat
internet, mereka bisa mengakses segala informasi dari seluruh dunia. Tentu tak
semua informasi yang disajikan adalah informasi yang layak di akses oleh
remaja. Karena terkadang lewat internet mereka dapat dengan bebas menyaksikan
segala hal yang berbau pornografi dan pornoaksi yang memang dapat di akses
dengan mudah di dunia maya (internet). Hal ini tentu menimbulkan efek yang
kurang baik bagi perkembangan kepribadian remaja. Dari yang semula mereka
merasa tabu tentang seks, sampai akhirnya mereka melihat seksualitas yang di
obral di internet tanpa pengarahan serta bimbingan yang tepat dan mereka merasa
penasaran bahkan mencobanya. Karena itu, tak heran jika saat ini pergaulan
remaja di Bawean menjadi sangat mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakat
terutama para orang tua.
Televisi, juga
merupakan produk modernisasi yang memberikan dampak yang besar terhadap
kehidupan dan perubahan nilai-nilai di masyarakat. Banyak orang meniru gaya
hidup dari publik figur yang mereka saksikan lewat televisi. Model baju
selebritis terbaru, model potongan rambut terbaru, bahkan juga tak jarang
meniru tingkah laku para selebritis yang mereka lihat lewat televisi, tanpa
peduli apakah gaya hidup selebritis ataupun publik figur yang mereka tiru dan
mereka jadikan sebagai role model itu sesuai dengan kondisi dan situasi dimana
mereka tinggal atau tidak. Hal ini juga melanda kalangan remaja, dimana memang
pada masa ini adalah masa dimana mereka para remaja mencari sesuatu yang
dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi dan dipuja, serta menjadikan role
modelnya itu sebagai identitasnya. Tak heran jika kita dapati banyak para
remaja meniru gaya para selebritis idola mereka, dari mulai gaya rambut, gaya
berbusana, bahkan gaya pacaran para artis yang mereka saksikan lewat televisi.
Sebagai orang
tua, seharusnya mengerti kondisi kejiwaan anak, terutama anak remaja. Menurut
para ahli psikologi masa remaja merupakan masa yang paling rentan dalam
perkembangan kejiwaan anak. Pada usia remaja ini, anak telah meninggalkan usia
kanak-kanak dimana mereka tidak dapat disebut lagi sebagai anak kecil, tapi
juga belum bisa di terima dalam kelompok orang dewasa. Pada masa ini anak telah
mulai mencari-cari siapa dirinya sebenarnya (looking for identity/Identity
formation), berusaha untuk menemukan kelompok atau teman- teman yang mau
mengakui kemampuan dan menghargai dirinya dan telah mulai memiliki minat
terhadap lawan jenis (minat seksual). Masa remaja adalah masa pencarian jati
diri, dan bisa saja dalam proses pencarian jati diri itu remaja tersebut
melalui jalan yang benar atau jalan yang salah. Apabila remaja gagal dalam
mengembangkan rasa identitasnya, maka remaja akan kehilangan arah, bagaikan
kapal yang kehilangan kompas, dan itu akan berdampak tidak baik terhadap
perkembangan kepribadiannya dimasa yang akan datang. Itulah kenapa, masa remaja
adalah masa yang paling rawan terhadap pengaruh yang datang dari luar. Baik
pengaruh positif ataupun pengaruh negatif, disinilah peran sebagai orang tua di
butuhkan untuk dapat membimbing dan mengarahkan anak remaja agar tidak
kehilangan kontrol dirinya (self control).
Seyogyanya pula
sebagai orang tua, selalu memantau perkembangan anak, dengan tanpa mengekang
kreatifitas ataupun dunia anak. Karena anak memiliki dunianya sendiri, dimana
mereka tinggal dengan segala imajinasi dan juga teman- teman yang mereka
miliki. Tugas orang tua lah mendidik dan mengarahkan agar nanti dunia anak kita
tidak hanya menjadi dunia yang dipenuhi dengan kegelapan, tapi juga dunia yang
diwarnai dengan keceriaan dan kebahagiaan serta dunia dimana mereka menilai
citra dirinya (image of self) secara positif dan memiliki rasa percaya diri
(self esteem).
Sekarang ini,
akibat produk modernisasi seperti televisi, HP ataupun internet, kita dapat
melihat bahwa tak ada bedanya gaya hidup masyarakat kota dengan masyarakat
desa. Budaya barat yang dahulu hanya di adaptasi dan di tiru oleh masyarakat
kota, dengan adanya kemajuan teknologi juga telah melanda masyarakat di
pedesaan. Budaya tolong menolong yang dahulu lekat dengan masyarakat desa,
lambat laun berkurang meski tidak hilang sama sekali, berganti dengan budaya
individualistik. Budaya santun dan lugu yang juga menjadi ciri khas masyarakat
pedesaan perlahan mulai pudar dan berganti dengan budaya urakan yang dengan
bangga mereka sebut dengan istilah gaul.
Pada
hakikatnya, kemajuan teknologi dan pengaruhnya dalam kehidupan adalah hal yang
tak dapat kita hindari. Akan tetapi, kita dapat melakukan tindakan yang
bijaksana terhadap diri kita sendiri, keluarga dan juga masyarakat luas agar
kemajuan teknologi yang semakin dahsyat ini tidak sampai menggeser jati diri
kita sebagai manusia yang memiliki norma dan juga nilai-nilai pekerti yang
luhur. Bagaimanapun, sebagai anggota masyarakat, dan terutama sebagai orang
tua, kita harus melakukan suatu tindakan representative dan preventif, agar
semaksimal mungkin dapat mencegah pengaruh negatif teknologi terhadap anak-anak
kita khususnya kaum remaja yang merupakan generasi emas yang akan menjadi
penerus perjuangan kita membentuk bangsa yang berakhlak dan berbudaya di masa
yang akan datang.